TANA PASER – Rapat ini di pimpin oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura bapak Dr. Erwan Wahyudi,S.P.,M.Si sekaligus penutupan kepesertaan PENAS dan di sambung diskusi PEDA. Pimpinan rapat menegaskan faktor lain keberhasilan pekan daerah yaitu gelar teknologi pertanian. Dalam rapat ini, 2 hal yang menjadi pembahasan penting adalah penetapan logo PEDA (lomba logo) dan gelar teknologi pertanian Padang Jaya, kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser pada hari Senin, (30/8/2026).
Anggaran untuk kegiatan lomba logo PEDA telah diajukan dan saat ini sedang menunggu persetujuan. Namun, apabila terdapat kendala dari pengajuan anggaran ini maka sudah disiapkan alternatif agar lomba logo ini tetap bisa dilaksanakan.
Logo merupakan hal yang penting dibuat dari sekarang, karena segala kegiatan dan dokumen – dokumen yang berhubungan dengan PEDA harus menapilkan logo PEDA. Hal penting menjadi dasar penetapan logo yaitu tentang detail apa yang akan ditampilkan pada logo tersebut yang menggambarkan daerah Kab. Paser sebagai tuan rumah PEDA KTNA XII tahun 2026.
Gelar teknologi Pertanian, bukan hanya diisi dari dinas terkait tetapi juga akan diisi oleh teknologi pertanian.
KTNA Kab. Paser memberi saran bahwa secepatnya harus dilaksanakan rapat koordinasi (Rakor) untuk menyamarkan persepsi terkait PEDA XII KTNA. Dalam rakor tersebut akan dibahas tentang apa yang akan dimasukkan dalam gelar teknologi pertanian, dan lain sebagainya. PEDA merupakan agenda provinsi sehingga koordinasi dengan pengurus provinsi sangat perlu untuk dilakukan. KTNA Kab. Paser juga menyebutkan bahwa pembentukan panitia bisa dilaksanakan apabila telah selesai rapat koordinasi. Selain itu, hal mendesak yang harus dibuat adalah Pedoman Umum. Pedoman Umum juga akan menjadi acuan dalam pembentukan panitia.
Pimpinan rapat menegaskan bahwa sebelum rakor dilaksanakan, setidaknya sudah ada persiapan untuk ditampilkan pada saat rakor seperti konsep, rancangan gelar teknologi pertanian, panitia PEDA, dan gambar terkait pelaksanaan PEDA XII 2026 di Kabupaten Paser.
