Tana Paser – Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dr.Erwan Wahyudi,SP.M.Si Kabupaten Paser mengikuti agenda penting dalam Rangka Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah yang dilakukan secara Daring melalui zoom meeting bersama Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) di ruang Rapat Sadurengas. Rabu,(01/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paser yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs. Katsul Wijaya, M.Si., memaparkan capaian serta tantangan terkait dimensi penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Kabupaten Paser.
Sekda Katsul menyampaikan bahwa kondisi TPT Kabupaten Paser saat ini berada di angka 4,6%, “meskipun angka ini mengalami kenaikan tipis sebesar 0,09% di banding tahun 2024, nilai tersebut masih lebih rendah jika di bandingkan dengan periode tahun 2021 hingga 2023,” ungkapnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dr.Erwan Wahyudi,SP.M.Si dan juga staf Penelaah Teknis Kebijakan Eko Irawan,SP memaparkan bahwa sektor pertanian bukan sekedar sumber pangan, melainkan katalis utama menuju nol pengangguran.
Paradigma Baru Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura beralih dari sekedar memproduksi hasil bumi menjadi mesin penyerap tenaga kerja padat karya dan modern.
Fungsi Strategis bertindak sebagai regulator, fasilitator, dan pemberdaya masyarakat di wilayah pedesaan.
Tujuan Akhir mengubah demografi pengangguran terbuka menjadi tenaga kerja produktif berbasis agribisnis dan hilirisasi, sejalan dengan indikator makro RPJMD.
Mesin Pengentasan Pengangguran:
Sintetis ekosistem Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser pendekatan hulu ke hilir membuktikan bahwa investasi pertanian adalah instrument paling efektif untuk menurunkan Tingkat kemiskinan dan pengangguran.
Program dan Kegiatan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura tidak hanya mencetak bumi yang subur, tetapi membangun fondasi kemandirian ekonomi bagi setiap warga. Sektor pertanian Adalah jawaban nyata bagi masa depan paser yang produktif.
Narasumber : https://www.facebook.com/share/v/1AmirwEqUW/
